POLITEKNIK KODIKLATAD
JURUSAN TEKNIK KOMUNIKASI
DISUSUN OLEH :
Nama : Serda
Arief Rahman Bintoro. (20190435-E)
TEKNIK KOMUNIKASI D4 ANGKATAN IV
BATU, Juni 2020
PERCOBAAN 5
DESAIN PROTOTIPE DRONE HEXACOPTER DENGAN VRAY
1. Tujuan
:
Agar bintara MAHAsiswa mampu mempraktekkan aplikasi 3ds Max
2. Alat
dan Bahan :
a.
Laptop;
b.
Aplikasi 3DS MAX.
3. Dasar
teori :
Pengertian Drone
Perkembangan IPTEK di Indonesia saat ini terus berkembang pesat, dari awal mula mengambil video atau gambar masih menggunakan kamera.
Hingga sekarang sudah terdapat drone
yang dapat membantu mengambil gambar maupun video dari jarak jauh.
Berikut adalah istilah umum dari drone
yang jarang diketahui oleh banyak orang:
- Drone/
UAV: Unmanned Aerial Vechicle merupakan pesawat tanpa awak yang
dikendalikan oleh remote control.
- Multirotor:
Merupakan rotor/dinamo sebagai penggerak drone yang jumlahnya lebih dari
satu.
- GPS:
Sistem navigasi satelit yang digunakan untuk menunjukkan posisi dari alat
yang dipakai, dan jumalah nya ribuan tergantung dari kegunaan alat
tersebut.
- GLONASS:
Global Navigation Satellite System ini hampir sama seperti GPS yaitu
sistem navigasi satelit yang digunakan untuk mendeteksi posisi dari alat
tersebut.
- IMU:
Inertial Measurement Unit merupakan komponen utama dari drone yaitu alat
yang didalamnya terdapat accelerometers dan gyroscopes digunakan untuk
mengukur dan menginformasikan kuat lemahnya medan magnet serta mengatur
kestabilan posisi drone.
- CALIBRASI
COMPAS: Kalibrasi kompas ini sebagai prosedur safety dari setiap drone
yang bertujuan untuk memastikan posisi drone dengan benar, agar dapat
menyamakan pergerakan rc dan dapat menjalankan perintah dengan benar.
- SATELIT:
Jumlah satelit yang dapat dilihat di device pengotrol yang jumlahnya
sebagai petunjuk satelit yang melakukan penguncian pada drone yang
terhubung GPS.
- RTH:
Return to Home yaitu feature pada drone yang berguna untuk mengatur drone
yang telah di setting agar dapat kembali ke pangkalan atau HOME.
- PILOT
DRONE: Orang yang menjalankan drone dari jarak jauh menggunakan alat
kendali.
- SAFETY
PROSEDUR: Pada saat mengendalikan drone, kita harus selalu mengutamakan
keamanan drone yaitu dengan mengikuti langkah-langkah safety prosedur.
- FPV
(Firs Person Drone): Sudut pandang kamera yang digunakan untuk mengatur
arah sesuai dengan keinginan.
- RTF
(Ready to Fly): Posisi yang menunjukkan kesiapan drone untuk diterbangkan.
- ESC
(Electronic Speed Controller): Sistem untuk mengatur cepat lambat drone
pada posisi di udara.
- FC (Flight
Controller): Alat yang digunakan untuk mengontrol drone agar sesuai dengan
perintah.
- VPS
(Vision Positioning System): adalah sistem yang memberikan
informasi dan mengatur ketinggian dari posisi drone.
- FPV
(First Person View}: Sudut pandang pertama sebagai pilot yang menerbangkan
drone dan biasanya feature ini berbentuk kaca mata khusus yang digunakan
untuk melihat langsung.
Bagian-Bagian dari
Drone
Drone memiliki bagian-bagian yang harus
Anda kenali sebelum mejalankan atau menggerakan drone, gunannya agar ketika
saat menjalankan drone Anda tidak melakukan kesalahan.
Oleh karena itu, sebelum menggunakan
drone, ada baiknya untuk mengenal bagian-bagian apa saja yang terdapat pada drone
yang akan dijelaskan di bawah ini:
- PROPELLER/Prop:
Baling-baling yang biasanya berjumlah 2, 3, 4, 8, dan seterusnya dan
berguna untuk memberikan daya angkat pada drone, pengendalian arah,
penyeimbang.
- RC (Remote Control):
yang digunakan untuk mengendalikan arah drone dari jarak jauh.
- CAMERA:
Alat yang digunakan untuk menampilkan gambar untuk merekam video, melihat,
serta memotret gambar.
- GIMBAL:
Alat yang digunakan sebagai penyeimbang kamera berbentuk masing-masing
berbeda disesuaikan dengan kebutuhan, gimbal berfungsi untuk menghindari
goncangan dari drone agar pada saat proses pengambilan gambar tidak kabur/
blur.
- ROTOR:
Mesin penggerak dari propeller yang jumlah dinamo disesuaikan dengan jenis
drone.
- SHOCK
ABSORBER: Alat peredam getaran yang berguna memberikan keseimbangan agar
camera tetap lurus dan stabil.
- LANDING
SKID: Kaki drone yang digunakan sebagai alat untuk melakukan pendaratan
dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
4. Langkah Langkah Percobaan.
a. Penyiapan alat dan komponen yang digunakan untuk
percobaan;
b. Gunakan laptop ataupun Pc untuk membuat program
menggunakan 3DS MAX;
c. Setelah selesai save project dan upload di blog
yang telah di buat.
5. Analisa
Percobaan:lisa Percobaan:
1. DESAIN GAMBAR




